DU'A AGAR YANG DATANG SLALU ORANG SHOLEH

وَقَالَ نُوحٌ رَّبِّ لَا تَذَرْ عَلَى الْأَرْضِ مِنَ الْكَافِرِينَ دَيَّارًا - إِنَّكَ إِن تَذَرْهُمْ يُضِلُّوا عِبَادَكَ وَلَا يَلِدُوا إِلَّا فَاجِرًا كَفَّارًا - رَّبِّ اغْفِرْ لِي وَلِوَالِدَيَّ وَلِمَن دَخَلَ بَيْتِيَ مُؤْمِنًا وَلِلْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَلَا تَزِدِ الظَّالِمِينَ إِلَّا تَبَارًا

Setelah putus harapan melihat kaumnya, Nabi Nûh berdu`a, "Ya Robbku, Janganlah Engkau sisakan seorang pun dari mereka hidup di muka bumi ini. Sesungguhnya, Ya Robbku, jika Engkau tidak membinasakan dan membumi-hanguskan mereka, mereka akan menjerumuskan hamba-hamba-Mu ke dalam kesesatan dan mereka hanya akan melahirkan keturunan yang jauh dari kebenaran serta sangat kufur dan durhaka terhadap-Mu.

Ya Robbku, ampunilah aku, ibu-bapakku yang menyebabkan aku hidup, orang yang masuk ke rumahku dalam keadaan beriman dan semua orang-orang Mukmin, laki-laki dan perempuan. Dan janganlah Engkau tambahkan kepada orang-orang kafir itu kecuali kebinasaan."

ATTAUBAH (9) 17-18

مَا كَانَ لِلْمُشْرِكِينَ أَن يَعْمُرُوا مَسَاجِدَ اللَّهِ شَاهِدِينَ عَلَى أَنفُسِهِم بِالْكُفْرِ أُولَئِكَ حَبِطَتْ أَعْمَالُهُمْ وَفِي النَّارِ هُمْ خَالِدُونَ *** إِنَّمَا يَعْمُرُ مَسَاجِدَ اللَّهِ مَنْ آمَنَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ وَأَقَامَ الصَّلَاةَ وَآتَى الزَّكَاةَ وَلَمْ يَخْشَ إِلَّا اللَّهَ فَعَسَى أُولَ?ئِكَ أَن يَكُونُوا مِنَ الْمُهْتَدِينَ Orang-orang musyrik tidak pantas mema`murkan masjid-masjid Alloh. Mereka terus-menerus dalam kekufuran dan menyatakannya terang-terangan. Semua perbuatan orang-orang musyrik itu tidak akan dihiraukan oleh Alloh dan tidak akan diberikan pahala bagi mereka. Mereka kekal di dalam neraka pada hari qiamah. *** Tetapi, orang-orang yang dapat mema`murkan masjid-masjid Alloh hanyalah orang-orang yang beriman kepada Alloh, percaya kepada hari kebangkitan dan hari balasan, melakukan sholat sebagaimana yang diperintahkan, menunaikan zakat harta mereka dan tidak takut selain kepada Alloh. Merekalah yang diharapkan menjadi orang-orang yang mendapatkan petunjuk ke jalan yang benar di sisi Alloh

  • 70%
    LAKI-LAKI
  • 30%
    PEREMPUAN
  • 40%
    PUTRA
  • 25%
    PUTRI
  • 20%
    YATIM
  • 5%
    PIATU
  • 35%
    DHUAFA
  • 15%
    FUQORO

MOTIVASI HIDUP

الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي وَهَبَ لِي عَلَى الْكِبَرِ إِسْمَاعِيلَ وَإِسْحَاقَ إِنَّ رَبِّي لَسَمِيعُ الدُّعَاءِ * رَبِّ اجْعَلْنِي مُقِيمَ الصَّلَاةِ وَمِن ذُرِّيَّتِي رَبَّنَا وَتَقَبَّلْ دُعَاءِ * رَبَّنَا اغْفِرْ لِي وَلِوَالِدَيَّ وَلِلْمُؤْمِنِينَ يَوْمَ يَقُومُ الْحِسَابُ Segala puji bagi Alloh yang, dengan umurku yang tua renta dan tidak ada harapan mempunyai anak lagi ini, telah mengaruniakanku Ismâ'îl dan Ishâq. Robbku benar-benar Maha Mendengarkan dan mengabulkan du`aku * Nabi Ibrohîm kemudian melanjutkan, "Ya Robbku, bimbinglah aku untuk mengerjakan sholat dengan cara yang benar, juga anak keturunanku yang baik-baik. Ya Robbku, kabulkanlah du`aku! * Ya Robb kami, ampunilah aku atas dosa-dosa yang telah aku lakukan. Ampuni juga kedua orangtuaku dan orang-orang Mukmin pada hari dilaksanakannya perhitungan, yang diikuti dengan pembalasan

REMAJA MASJID

Muallif

adi elhasan annadawy : bekasi 22 november - annida al-islamy bekasi - jl. mekar sari raya bekasi jaya 17113 - kabid da`wah dan ta`mir masjid